Goes To Yogja

Hi Readers, diawal bulan 2012 ini ane berkesempatan mengunjungi Daerah Istimewa Yogyakarta. Bukan tanpa alasan, akan tetapi kesana nya juga dengan menggunakan transportasi kereta api  very exciting.
Ok, sekarang ane menceritakan di blog ini; Perjalanan dimulai dari tanggal 20 Jan 2012, bertolak dari Stasiun Senen Kereta Progo siap berangkat ke Yogyakarta pukul 20:30 PM. Kereta Ekonomi sekarang ini sudah agak membaik, paling tidak sekarang ini setiap kursi ada nomornya jadi tidak ada istilah berebutan kursi atau berdesak-desakan (mungkin beda kali yah kalau musim lebaran atau long holiday (:p) ) dengan membayar sebesar Rp. 40k bisa sampai Yogya hehehe…

What you pay is what you got!! Mungkin instilah ini cocok ketika kita menggunakan kereta kelas ekonomi, bangku yang pas-pas-pas banget buat duduk  perjalanan yang sangat panjang hingga menempuh kurang lebih 10 jam di tambah dalam hitungan menit banyak sekali pedagang yang menjajakan dagangannya di dalam kereta membuat para penumpang yang baru pertama kali naik kereta seperti saya ini tidak bisa beristirahat selama dalam perjalanan phew, benar-benar melelahkan…#sound: mijon mijon akua akua akua… teh manis… teh manis… rokok rokok…# (dilarang menyebutkan brand tertentu :p) dan semakin mendekati stasiun Lempuyangan (tempat pemberhentian kereta ekonomi di Yogya) makanan yang di jajakan pedagang jadi semakin bervariasi, dari minuman sampai makanan tradisional…
Pukul 7:00 pagi ane dan rombongan sudah sampai di Yogya, kami berpencar karena memang berbeda kegiatan di Yogya, rombongan ane itu ada yang akan mengikuti Jambore Sepeda di Yogya, dan ane sendiri di jemput sama teman yang kerja di sana. Time is just too short to count T_T… waktu yang ada tidak kami sia-siakan, ane sama teman-teman yang satu tujuan langsung bergegas ke kost-an teman yg di Yogya, (ane+andre+shodiq) bersama teman yang sudah menunggu di Yogya (adi). Perjalanan dari stasiun menuju tempat peristirahatan lumayanan jauh, kita menyewa taksi untuk sampai kesana dengan biaya Rp. 35k. Setelah sampai kita langsung bersih-bersih, mandi Pagi, lanjut dengan makan siang. Setelah istirahat sejenak ane dianter Adi berangkat menyewa motor agar kita bisa pergi muter Yogya. Dengan motor beat sewaan kita berhasil muter-muter malioboro, alun-alun kota tua gak lupa melewati flowers market (:p).
Semakin malam semakin asyeek di kota yang kata om Katon itu “kota penuh kenangan” dengan mencicipi kuliner yang ada kita juga mencoba muter-muter lagi ke alun-alun dan tempat hangout anak-anak muda di Yogya. Yah lumayan lah setelah gagal pergi ke kaki gunung merapi karena cuaca yang tidak mendukung muter-muter kota juga gpp… setelah puas, kita kembali ke kost-an adi, dan bersiap untuk beraktifitas lagi di minggu pagi.
Sunday Morning… nyari sarapan di SunMor UGM, lumayan seru banyak pilihan makanan dan juga ada seperti pasar kaget, yang menjual barang-barang kerajinan khas Yogya. Minggu ini terasa sangat cepat sekali, banyak kejadian lucu di SunMor yang sangat banyak untuk di jabarkan di tulisan kali ini (tapi ane tidak berhasil menjabarkan di blog kali ini  ), walhasil setelah melakukan aktifitas di SunMor langsung bablas nyari oleh-oleh untuk orang rumah  lets go!!!! Muter-muter yogya lagi hehehehe.
Kereta pulang sudah menunggu pukul 18:30 di Stasiun Tugu, kali ini untuk pulang ane menggunakan kereta bisnis “Senja Utama Yogyakarta” tujuan Jakarta. Kereta Senja Utama ini beda dengan yang progo ketika kita ke Yogya, Kereta ini lebih sedikit pedagan yang menjajakan dagangannya dan juga kursinya lebih manusiawi  hehehehe… lumayan bisa beristirahat sampai ke Jakarta.
Journey:
Lama Waktu : 2 days and 3 (20 Jan – 22 Jan 2012)
Biaya Perjalanan:
Tiket Pergi : Rp. 40k menggunakan kereta ekonomi Progo (11 Jam jkt-Yogya)
Taksi Ke penginapan : Rp. 35k (dari Stasiun Lempuyangan ke Daerah kaliurang)
Sewa Motor : Rp. 40k per hari (sewa untuk 2 hari jadi Rp. 80k)
Biaya Penginapan : Rp. 0 (numpang di kost-an teman :p)
Tiket Pulang : Rp. 165k – bisnis Senja Utama Yogya (9 Jam Yogya-JKT)
Biaya Makan : kalau yg ini relative, karena tiap orang beda-beda makannya
Walhasil budget Rp. 320 sudah pulang pergi Yogya dan muter-muter kota Yogya… kota yang sangat indah, kota yang sarat akan tradisional dan adat istiadat budaya keratin yang sangat kental, Selamat tinggal Kota Yogya semoga engkau selalu Istimewa.

Can’t wait to get back again !!!

Posted on January 25, 2012, in Belajar dari Kehidupan. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: