Oleh: ArRosyid | April 3, 2009

MSakamoto-Kazeyom :: Triangler

“Sorry if I’m not gentle”
I can say that in my dreams.
My thoughts are about to short circuit.
I want to see you, now isn’t soon enough.
Just about ready to cry, moonlight,
Can’t call, midnight.
Because I’m so naive, what can I do?
My heart is a kaleidoscope!
Led by the moonlight,
Often we meet by chance.
The twinkling count of stars foretells love’s whereabouts.
Born on the same planet
Miracle romance

May we have together just one more weekend
O God, please grant us a happy end
In the present, past, and future
I’ll always be in love with you
When we first met, that dear
Glance you gave me, I won’t forget
From out of the millions of stars, I’ll find you.
Changing coincidences into chances, I love this way of life!

A mysterious miracle is headed our way.
Often we meet by chance
The twinkling count of stars foretells love’s whereabouts.
Born on the same planet,
Miracle romance.
One thing I still believe in, miracle romance

:: What ta Song… :(

Oleh: ArRosyid | Nopember 12, 2008

Go Share 4 Everyone you Care ?!!

Luangkanlah waktu sejenak untuk membaca dan merenungkan pesan ini…

Alhamdulillah, Anda beruntung telah terpilih untuk mendapatkan
kesempatan membaca ini.

Aktifitas keseharian kita selalu mencuri konsentrasi kita. kita seolah
lupa dengan sesuatu yang kita tak pernah tau kapan kedatangannya.

Sesuatu yang bagi sebagian orang sangat menakutkan.Tahukah kita kapan
kematian akan menjemput kita???

berikanlah waktu anda dan bacalah sampai habis, semoga dapat menjadikan
hikmah buat kita semua dan sadar, bahwa kita akan mati dan tinggal
menunggu waktunya,
semoga kita termasuk dalam orang-orang yang khusnul
khotimah….amien….

Tatkala masih di bangku sekolah, aku hidup bersama kedua orangtuaku
dalam lingkungan yang baik. Aku selalu mendengar doa ibuku saat pulang
dari keluyuran dan begadang malam. Demikian pula ayahku, ia selalu dalam
shalatnya yang panjang. Aku heran, mengapa ayah shalat begitu lama,
apalagi jika saat musim dingin yang menyengat tulang.

Aku sungguh heran, bahkan hingga aku berkata kepada diri sendiri :

“Alangkah sabarnya mereka…setiap hari begitu…benar- benar
mengherankan!

“Aku belum tahu bahwa disitulah kebahagiaan orang mukmin dan itulah
shalat orang orang pilihan. Mereka bangkit dari tempat tidurnya untuk
munajat kepada Allah.

Setelah menjalani pendidikan militer, aku tumbuh sebagai pemuda yang
matang. Tetapi diriku semakin jauh dari Allah padahal berbagai nasehat
selalu kuterima dan kudengar dari waktu ke waktu. Setelah tamat dari
pendidikan, aku ditugaskan di kota yang jauh dari kotaku.

Perkenalanku dengan teman-teman sekerja membuatku agak ringan menanggung
beban sebagai orang terasing.

Disana, aku tak mendengar lagi suara bacaan Al-Qur’an. Tak ada lagi
suara ibu yang membangunkan dan menyuruhku shalat. Aku benar-benar hidup
sendirian, jauh dari lingkungan keluarga yang dulu kami nikmati. Aku
ditugaskan mengatur lalu lintas di sebuah jalan tol.. Di samping menjaga
keamanan jalan,tugasku membantu orang-orang yang membutuhkan bantuan.

Pekerjaan baruku sungguh menyenangkan. Aku lakukan tugas-tugasku dengan
semangat dan dedikasi tinggi.

Tetapi, hidupku bagai selalu diombang-ambingkan ombak. Aku bingung dan
sering melamun sendirian .. banyak waktu luang … pengetahuanku
terbatas.

Aku mulai jenuh .. tak ada yang menuntunku di bidang agama. Aku
sebatang kara. Hampir tiap hari yang kusaksikan hanya kecelakaan dan
orang-orang yang mengadu kecopetan atau bentuk-bentuk penganiayaan lain.

Aku bosan dengan rutinitas. Sampai suatu hari terjadilah sebuah
peristiwa yang hingga kini tak pernah aku lupakan.

Ketika itu, kami dengan seorang kawan sedang bertugas disebuah pos
jalan.

Baca Lanjutannya…

Oleh: ArRosyid | September 11, 2008

:: Lesson in Life by Bobbete Bryan ::

I feared being alone until I learned to like myself.

I feared failure until I realized that I only fail when I don’t try.
I feared success until I realized that I had to try in order to be happy with
myself.
I feared people’s opinions until I learned that people would have opinions about
me anyway.
I feared rejection until I learned to have faith in myself.
I feared pain until I learned that it’s necessary for growth.
I feared the truth until I saw the ugliness in lies.
I feared life until I experienced its beauty.

I feared death until I realized that it’s not an end, but a beginning.
I feared my destiny, until I realized that I had the power to change my life.
I feared hate until I saw that it was nothing more than ignorance.
I feared love until it touched my heart, making the darkness fade into endless
sunny days.
I feared ridicule until I learned how to laugh at myself.
I feared growing old until I realized that I gained wisdom every day.
I feared the future until I realized that life just kept getting better.
I feared the past until I realized that it could no longer hurt me.
I feared the dark until I saw the beauty of the starlight.
I feared the light until I learned that the truth would give me strength.
I feared change, until I saw that even the most beautiful butterfly had to
undergo a metamorphosis before it could fly.

~Bobbete Bryan

Oleh: ArRosyid | Juli 7, 2008

Do NOT listen with a predetermined notion !!

base on true story..

dari sekian banyak kejadian yang terjadi pada perjalanan umroh kemarin, ada beberapa kejadian yang masih terngiang di kepala. tanpa berpanjang kalam, Saya ingin berbagi sedikit saja:

kejadian ini terjadi di Madinah hari kedua, bersiap untuk sholat subuh, saat itu waktu  menunjukkan pukul 02:30 pagi, salah seorang jamaah umroh berpesan ke pada saya: ” Man, tolong yah Ibu di do’a kan, juga anak-anak ibu semuanya, agar tecapai semua yang di cita-cita kan, dan cepat di berikan keturunan’”. hanya dengan senyuman dan berkata Amiin

saya bisa menjawab permintaan ibu itu..”‘

 

Singkat cerita, setelah sholat Subuh berjamaah, Saya berhasil memasuki Raudah (Taman Surga) lokasi-nya di sebelah makam Nabi besar Muhammad SAW, di Masjid Nabawi. dengan izin-Nya saya berhasil memasuki Raudah, walaupun teramat banyak orang-orang yang mencoba memasuki kawasan tersebut, karena lokasinya yang tidak terlalu besar, serta di kawal dengan penjagaan yang amat ketat pula..

Di sana saya banyak berdo’a, included juga dengan titipan permintaan ibu tersebut.

 

Waktu pun berlalu, selepas pukul 07:00 pagi, semua jamaah, berkumpul untuk sarapan bersama. ada sedikit kejadian yang jangal di tempat sarapan tersebut, seorang anak kecil tiba-tiba mendekati ibu yang berpesan kepada saya, dan merangkulnya selama beberapa saat..

wallahu ‘alam misowwaf..

  Baca Lanjutannya…

 

Zaman sekarang banyak sekali ide-ide kreatif yang muncul di permukaan, bahkan bukan hanya sekedar draft semata, bahkan akan segera Implemantasikan..

gile bener..

 

gak percaya??

Sekarang, Jangan melihatnya mug yang satu ini hanya sebagai mug yang mempunyai gambar di dalamnya.

Gambar yang anda lihat di dalam mug tersebut adalah display atau layar dari komputer pribadi yang dibuat di dalam mug.

 

Baca Lanjutannya…

Oleh: ArRosyid | Juni 24, 2008

Wow teknologi zaman sekarang, semakin cuanggih aje ney..

lagi liat-liat eh ketemu http://www.otakku.com/

Spy-Bat (Robot Kelelawar Mata-mata) walaupun ukuran panjangnya hanya sekitar 15 cm tetapi teknologi yang ada di dalamnya pasti akan membuat orang banyak berdecak kagum.

Baca Lanjutannya…

Oleh: ArRosyid | April 28, 2008

Creat your Own

Oleh: ArRosyid | April 17, 2008

:: Dahsyat-nya Sedekah ::

Bismillahirrohmannirrahim

Dimanakah letak kedahsyatan hamba-hamba Allah yang bersedekah? Dikisahkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Turmudzi dan Ahmad, sebagai berikut :

Tatkala Allah SWT menciptakan bumi, maka bumi pun bergetar. Lalu Allah pun menciptkana gunung dengan kekuatan yang telah diberikan kepadanya, ternyata bumi pun terdiam. Para malaikat terheran-heran akan penciptaan gunung tersebut. Kemudian mereka bertanya? “Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada gunung?”

Baca Lanjutannya…

Oleh: ArRosyid | Maret 10, 2008

LoVe LOVE ‘n LoVe…

Love Pict

CINTA ……???…..

Jika ada seseorang mengatakan kepada orang yang ada dihadapannya: “Saya
mencintaimu !” apakah lantas orang tersebut percaya begitu saja tanpa
bukti yang nyata?14 tanda dan bukti cintaIbnu Qoyyim menyebutkan ada 20 tanda dan bukti cinta:

1. MENGHUNJAMKAN PANDANGAN MATA
Pandangan mata seorang pecinta itu hanya tertuju pada orang yang
dicintai.

2. MALU-MALU
Jika orang yang dicintai memandangnya, maka dari itu didapati seorang
pecinta hanya bisa memandang kebawah, kepermukaan tanah, disebabkan
rasa sungkannya terhadap orang yang dicintainya.

3. BANYAK MENGINGAT ORANG YANG DICINTAI
Membicarakan dan menyebut namanya.

4. TUNDUK Kepada Perintah Orang Yang Dicintai Dan Mendahulukannya
Daripada Kepentingan Diri Sendiri.

5. BERSABAR menghadapi gangguan orang yang dicintai, yaitu bersabar
dalam menghadapi kedurhakaan dan bersabar dalam melaksanakan keputusan
orang yang dicintai.

6. MEMPERHATIKAN perkataan orang yang dicintai dan mendengarkannya.

7. MENCINTAI TEMPAT DAN RUMAH SANG KEKASIH

Baca Lanjutannya…

Oleh: ArRosyid | Januari 24, 2008

The Spirit Carries On Lyrics

Dream Theater

 

 

The Spirit Carries On Lyrics
Artist(Band):Dream Theater Review The Song (8) Print the Lyrics
 
Music by Dream Theater
Lyrics by John Petrucci

Nicholas:
Where did we come from?
Why are we here?
Where do we go when we die?
What lies beyond
And what lay before?
Is anything certain in life?

They say, “Life is too short,”
“The here and the now”
And “You’re only given one shot”
But could there be more,
Have I lived before,
Or could this be all that we’ve got?

If I die tomorrow
I’d be allright
Because I believe
That after we’re gone
The spirit carries on

I used to be frightened of dying
I used to think death was the end
But that was before
I’m not scared anymore
I know that my soul will transcend

Baca Lanjutannya…

Tulisan Sebelumnya »

Kategori